Soal Cerita Teknik Bubut Kelas XII

2026-10-01

 A. Soal Cerita Teknik Bubut Kelas XII

BACA DAN JAWABLAH PERTANYAAN DIBAWAH INI

1. Bubut Tirus

Andi mendapat pekerjaan membuat poros yang salah satu ujungnya berdiameter lebih kecil dari ujung lainnya. Bentuk tersebut harus dibuat secara bertahap hingga membentuk permukaan miring.
Pertanyaan: Pekerjaan bubut apakah yang harus dilakukan Andi?

2. Metode Membuat Tirus

Budi akan membuat tirus pendek dengan sudut tertentu pada sebuah poros. Ia ingin mengatur posisi pemegang pahat agar menghasilkan kemiringan yang tepat.
Pertanyaan: Metode apa yang dapat digunakan?

3. Tirus dengan Eretan Atas

Sebuah benda kerja memiliki tirus pendek dan membutuhkan sudut yang cukup presisi. Operator memilih menggunakan eretan atas.
Pertanyaan: Mengapa metode ini cocok?

4. Tirus Panjang

Rudi membuat poros dengan bagian tirus yang cukup panjang. Ia membutuhkan gerakan pahat yang mengikuti kemiringan sepanjang benda kerja.
Pertanyaan: Metode apa yang sesuai?

5. Memeriksa Tirus

Setelah proses pembubutan tirus selesai, operator ingin memastikan ukuran ujung besar dan ujung kecil sesuai gambar kerja.
Pertanyaan: Apa yang harus dilakukan?

6. Membuat Radius

Sebuah komponen membutuhkan ujung berbentuk lengkung agar tidak memiliki sudut tajam. Operator harus membentuk permukaan melengkung pada benda kerja.
Pertanyaan: Pekerjaan apakah itu?

7. Fungsi Radius

Sebuah poros memiliki sudut tajam yang dapat menjadi titik konsentrasi tegangan. Teknisi diminta memperhalus sudut tersebut.
Pertanyaan: Apa manfaat radius?

8. Radius dengan Pahat Bentuk

Operator menggunakan pahat yang ujungnya telah dibentuk menyerupai radius tertentu.
Pertanyaan: Apa nama pahat tersebut?

9. Radius Cekung

Sebuah benda kerja membutuhkan lekukan berbentuk setengah lingkaran pada permukaannya.
Pertanyaan: Radius apakah yang dibuat?

10. Radius Cembung

Pada ujung poros diperlukan permukaan melengkung yang menonjol keluar.
Pertanyaan: Bentuk radius apakah yang digunakan?

11. Membuat Alur

Sebuah poros membutuhkan celah sempit untuk tempat memasang snap ring. Operator membuat potongan sempit pada diameter poros.
Pertanyaan: Pekerjaan apakah yang dilakukan?

12. Pahat Alur

Operator ingin membuat alur selebar 4 mm pada sebuah poros.
Pertanyaan: Pahat apa yang digunakan?

13. Alur Terlalu Sempit

Saat membuat alur, operator menemukan lebar alur belum mencapai ukuran gambar kerja.
Pertanyaan: Apa tindakan yang tepat?

14. Fungsi Alur

Sebuah poros akan dipasang cincin pengunci. Diperlukan tempat khusus agar cincin dapat masuk.
Pertanyaan: Apa fungsi alur tersebut?

15. Keselamatan Membuat Alur

Saat membuat alur, pahat mengalami beban cukup besar karena bidang potongnya sempit.
Pertanyaan: Apa yang harus diperhatikan operator?

B. Ulir Luar dan Ulir Dalam

16. Membuat Ulir Luar

Sebuah baut harus dibuat dengan ulir metrik pada bagian luarnya. Operator memasang pahat ulir pada mesin bubut.
Pertanyaan: Pekerjaan apakah yang dilakukan?

17. Pahat Ulir

Operator akan membuat ulir metrik 60° pada sebuah poros.
Pertanyaan: Bagaimana bentuk sudut pahat ulir metrik?

18. Pitch Ulir

Pada gambar kerja tertulis M20 × 2,5. Operator harus menentukan jarak antar ulir sebelum melakukan penyayatan.
Pertanyaan: Berapa pitch ulir tersebut?

19. Putaran Mesin Saat Mengulir

Operator akan melakukan proses penguliran menggunakan pahat ulir. Ia menyadari putaran mesin harus lebih rendah daripada pembubutan biasa.
Pertanyaan: Mengapa?

20. Kesalahan Pitch

Sebuah ulir yang dibuat tidak dapat dipasangkan dengan mur pasangannya karena jarak ulir berbeda.
Pertanyaan: Apa kemungkinan penyebabnya?

21. Membuat Ulir Dalam

Sebuah lubang pada benda kerja akan dibuat ulir untuk tempat baut.
Pertanyaan: Pekerjaan apakah yang dilakukan?

22. Alat Membuat Ulir Dalam

Operator membuat lubang berulir menggunakan mesin bubut.
Pertanyaan: Alat apakah yang umum digunakan untuk membuat ulir dalam secara manual?

23. Lubang Awal Ulir Dalam

Sebelum membuat ulir dalam menggunakan tap, operator harus membuat lubang dengan diameter yang sesuai.
Pertanyaan: Mengapa?

24. Ulir Dalam pada Lubang Buntu

Operator membuat ulir dalam pada lubang yang tidak tembus. Ia harus berhati-hati agar alat tidak menyentuh dasar lubang.
Pertanyaan: Apa yang harus diperhatikan?

25. Pemeriksaan Ulir

Setelah membuat ulir luar, operator ingin memastikan ulir dapat digunakan dengan mur pasangannya.
Pertanyaan: Apa cara pemeriksaan sederhana?

C. Kartel

26. Membuat Kartel

Sebuah knop mesin harus dibuat agar permukaannya kasar dan mudah digenggam. Operator memilih proses kartel.
Pertanyaan: Mengapa kartel digunakan?

27. Alat Kartel

Operator akan membuat pola silang pada permukaan luar benda kerja.
Pertanyaan: Alat apa yang digunakan?

28. Kartel Silang

Sebuah gagang alat membutuhkan pola silang agar tidak mudah licin ketika digunakan.
Pertanyaan: Jenis kartel apa yang sesuai?

29. Tekanan Kartel

Saat proses kartel berlangsung, operator memberikan tekanan yang cukup pada roda kartel terhadap benda kerja.
Pertanyaan: Mengapa tekanan diperlukan?

30. Kartel Tidak Rapi

Hasil kartel terlihat tidak beraturan dan pola tidak bertemu dengan baik.
Pertanyaan: Apa yang perlu diperiksa?

D. Chamfer dan Bubut Rata

31. Membuat Chamfer

Setelah membubut poros, terdapat sudut tajam pada ujung benda kerja. Operator memotong sudut tersebut secara miring.
Pertanyaan: Pekerjaan apakah itu?

32. Fungsi Chamfer

Sebuah poros memiliki ujung tajam yang dapat melukai operator saat pemasangan.
Pertanyaan: Mengapa chamfer dibuat?

33. Chamfer 45°

Gambar kerja menunjukkan ujung poros harus dibuat chamfer 2 × 45°.
Pertanyaan: Apa arti 45° tersebut?

34. Bubut Rata

Sebuah batang material memiliki permukaan diameter yang lebih besar dari ukuran gambar kerja. Operator melakukan penyayatan sepanjang benda kerja.
Pertanyaan: Proses apakah itu?

35. Bubut Muka

Sebuah benda kerja memiliki permukaan ujung yang kasar dan tidak rata. Operator menyayat permukaan ujung menggunakan pahat.
Pertanyaan: Proses apakah yang dilakukan?

E. Bor dan Pekerjaan Lubang

36. Membuat Lubang Tengah

Sebuah benda kerja membutuhkan lubang yang tepat di tengah sebelum dilakukan pengeboran lebih besar.
Pertanyaan: Alat apa yang dapat digunakan untuk membuat titik awal?

37. Mengebor Benda Kerja

Operator akan membuat lubang berdiameter 10 mm pada sebuah benda kerja menggunakan mesin bubut.
Pertanyaan: Alat apa yang digunakan?

38. Bor Bertahap

Operator akan membuat lubang besar tetapi langsung menggunakan mata bor berdiameter besar terasa berat.
Pertanyaan: Apa solusi yang tepat?

39. Pendingin Saat Mengebor

Saat pengeboran berlangsung, mata bor menjadi panas. Operator memberikan cairan pendingin.
Pertanyaan: Apa tujuan penggunaan cairan pendingin?

40. Lubang Tidak Center

Setelah pengeboran selesai, lubang ternyata tidak berada tepat di tengah benda kerja.
Pertanyaan: Apa yang mungkin menyebabkan kondisi tersebut?

F. Soal Cerita HOTS / Deep Learning

41. Menentukan Urutan Kerja

Sebuah poros harus dibuat dengan diameter luar, alur, ulir luar, dan chamfer. Operator ingin hasil akhir tetap presisi.
Pertanyaan: Mengapa pekerjaan diameter sebaiknya dilakukan sebelum alur dan ulir?

42. Ukuran Terlalu Besar

Setelah proses bubut selesai, diameter poros masih lebih besar 0,3 mm dari ukuran gambar.
Pertanyaan: Apa tindakan yang tepat?

43. Pahat Bergetar

Saat membubut diameter panjang, pahat dan benda kerja mengalami getaran.
Pertanyaan: Apa salah satu penyebabnya?

44. Hasil Permukaan Kasar

Operator mendapatkan permukaan benda kerja yang kasar meskipun ukuran sudah benar.
Pertanyaan: Apa yang dapat diperiksa?

45. Pahat Cepat Aus

Pahat menjadi tumpul setelah digunakan dalam waktu singkat.
Pertanyaan: Sebutkan salah satu penyebabnya.

46. Benda Kerja Tidak Center

Saat mesin berputar, benda kerja terlihat berputar tidak seimbang.
Pertanyaan: Apa yang harus dilakukan?

47. Keselamatan Chuck

Sebelum menghidupkan mesin bubut, operator melihat kunci chuck masih terpasang.
Pertanyaan: Apa yang harus dilakukan?

48. Pemeriksaan Ukuran

Operator selesai membuat poros dan ingin memastikan diameter sesuai gambar kerja sebelum melanjutkan ke proses ulir.
Pertanyaan: Alat ukur apa yang dapat digunakan?

49. Finishing

Sebuah benda kerja sudah mendekati ukuran akhir dan membutuhkan permukaan yang lebih halus.
Pertanyaan: Proses apakah yang sesuai?

50. Analisis Urutan Pengerjaan

Sebuah poros memiliki diameter bertingkat, alur, tirus, ulir luar, radius, dan chamfer. Operator harus menentukan urutan pengerjaan agar tidak merusak bagian yang sudah selesai.
Pertanyaan: Apa prinsip utama menentukan urutan pengerjaan?