Petunjuk pengerjaan:
- Jawablah setiap soal secara
singkat, jelas, dan tepat.
- Gunakan istilah teknik
pemesinan yang benar.
- Untuk soal analisis,
sertakan alasan atau tindakan yang tepat.
- Utamakan pemahaman konsep,
penerapan, keselamatan kerja, dan pemecahan masalah.
VERSI 1 โ DASAR-DASAR
TEKNIK BUBUT
Fokus:
pemahaman konsep dasar dan fungsi mesin bubut.
- Apa yang dimaksud dengan
proses pembubutan?
- Apa fungsi utama mesin bubut
dalam proses pemesinan?
- Jelaskan prinsip kerja mesin
bubut konvensional.
- Mengapa benda kerja berputar
saat proses pembubutan berlangsung?
- Apa fungsi pahat bubut dalam
proses pemotongan logam?
- Sebutkan empat jenis
pekerjaan yang dapat dilakukan menggunakan mesin bubut.
- Apa perbedaan proses
pembubutan dengan proses pengefraisan?
- Jelaskan fungsi kepala tetap
(headstock) pada mesin bubut.
- Apa fungsi kepala lepas
(tailstock)?
- Jelaskan fungsi eretan
memanjang pada mesin bubut.
- Apa fungsi eretan melintang?
- Apa kegunaan eretan atas
pada mesin bubut?
- Jelaskan fungsi alas atau
bed mesin bubut.
- Apa fungsi cekam (chuck)
dalam pemasangan benda kerja?
- Mengapa benda kerja harus
terpasang dengan kuat sebelum mesin dijalankan?
- Apa perbedaan cekam tiga
rahang dan cekam empat rahang?
- Jelaskan fungsi senter putar
pada kepala lepas.
- Apa fungsi poros pembawa
(feed rod) pada mesin bubut?
- Jelaskan kegunaan poros ulir
(lead screw).
- Apa yang dimaksud dengan
gerak makan pada proses pembubutan?
- Apa yang dimaksud dengan
kecepatan potong?
- Jelaskan pengertian
kedalaman potong.
- Apa perbedaan gerak utama
dan gerak makan?
- Mengapa pemilihan putaran
spindel harus disesuaikan dengan benda kerja dan pahat?
- Sebutkan tiga jenis material
benda kerja yang umum dibubut.
- Mengapa operator harus
memahami gambar kerja sebelum membubut?
- Apa fungsi alat ukur dalam
pekerjaan pembubutan?
- Jelaskan hubungan antara
ketelitian ukuran dan kualitas hasil pembubutan.
- Apa akibatnya jika komponen
mesin bubut tidak berfungsi dengan baik?
- Mengapa pemahaman dasar
mesin bubut penting sebelum melakukan praktik di bengkel?
