Soal Versi 6 Teknik Bubut Kelas 11

2026-10-18

 Petunjuk pengerjaan:

  1. Jawablah setiap soal secara singkat, jelas, dan tepat.
  2. Gunakan istilah teknik pemesinan yang benar.
  3. Untuk soal analisis, sertakan alasan atau tindakan yang tepat.
  4. Utamakan pemahaman konsep, penerapan, keselamatan kerja, dan pemecahan masalah.


VERSI 6 โ€” PROSEDUR KERJA DAN PEMBUBUTAN RATA

Fokus: urutan kerja, keterampilan praktik, dan ketelitian proses.

  1. Apa yang dimaksud dengan pembubutan rata atau silindris?
  2. Apa tujuan pembubutan rata pada permukaan luar benda kerja?
  3. Mengapa benda kerja perlu diperiksa sebelum dipasang pada mesin?
  4. Apa yang harus diperhatikan saat memilih panjang benda kerja yang akan dijepit?
  5. Mengapa panjang penjepitan benda kerja harus memadai?
  6. Bagaimana cara memasang benda kerja pada cekam tiga rahang?
  7. Mengapa benda kerja perlu diperiksa kesenterannya setelah dijepit?
  8. Apa yang dimaksud dengan penyetelan pahat terhadap sumbu benda kerja?
  9. Mengapa pahat harus dipasang pada posisi yang tepat sebelum pemotongan?
  10. Apa tujuan melakukan pemotongan awal secara ringan?
  11. Mengapa permukaan ujung benda kerja terkadang perlu dibubut muka terlebih dahulu?
  12. Jelaskan urutan dasar melakukan pembubutan rata dari persiapan hingga pemeriksaan hasil.
  13. Apa tujuan melakukan pemotongan kasar?
  14. Apa tujuan melakukan pemotongan akhir (finishing)?
  15. Apa perbedaan pembubutan kasar dan pembubutan akhir?
  16. Mengapa masih diperlukan pemotongan akhir setelah pemotongan kasar?
  17. Bagaimana cara menentukan diameter akhir berdasarkan gambar kerja?
  18. Mengapa pengukuran diameter harus dilakukan setelah spindel berhenti?
  19. Apa fungsi jangka sorong dalam pemeriksaan hasil bubut?
  20. Kapan mikrometer luar lebih sesuai digunakan daripada jangka sorong?
  21. Mengapa pengukuran diameter sebaiknya dilakukan pada beberapa posisi sepanjang benda?
  22. Apa yang dimaksud dengan hasil pembubutan berbentuk tirus tanpa disengaja?
  23. Sebutkan dua kemungkinan penyebab diameter benda berbeda antara ujung depan dan ujung belakang.
  24. Bagaimana cara mengevaluasi apakah benda hasil bubut sudah sesuai gambar kerja?
  25. Apa tindakan yang tepat jika diameter hasil pembubutan masih terlalu besar?
  26. Mengapa pemotongan berlebihan dapat menyebabkan benda kerja tidak sesuai ukuran?
  27. Bagaimana cara mencegah kesalahan pembacaan skala eretan?
  28. Mengapa catatan hasil pengukuran penting selama proses pengerjaan?
  29. Apa yang harus dilakukan jika ukuran benda kerja telah melewati batas toleransi minimum?
  30. Bagaimana Anda menilai keberhasilan proses pembubutan rata berdasarkan ukuran, permukaan, dan keselamatan kerja?